SIDOARJO DEV GANDENG ANDROID DEVELOPER UNTUK TINGKATKAN KAPASITAS PEMUDA SIDOARJO DAN SEKITARNYA

Muhammad Irsyad selaku Founder Lazday Indonesia Android Developer Trainer

Penguatan mutu sumber daya manusia (SDM) harus menyesuaikan pasar kerja di dunia modern. Bentuknya adalah banyak bermunculan industri-industri kreatif di era industri 4.0 seperti sekarang ini. Negara tidak mungkin bisa maju tanpa memiliki SDM yang terampil dalam jumlah banyak. Karenanya, program-program pelatihan ketrampilan terus didorong dan dikembangkan menuju permintaan di era industri 4.0. Pelatihan tenaga kerja di bidang industri kreatif terus dipacu oleh pemerintah. Seperti pelatihan jadi Youtuber, drone operator, web development, gamer, dan sebagainya. Namun, dampak yang akan ditimbulkan akan jauh lebih besar ketika sinergitas terbentuk antara masyarakat dan pemerintah. Salah satu yang turut andil mempersiapkan generasi muda yang berkualitas di era industri 4.0 adalah Sidoarjo Dev.

Sidoarjo Dev mengadakan meetup event dengan tema “How to become an Android Developer”. Acara ini mengundang Muhammad Irsyad selaku Founder Lazday Indonesia Android Developer Trainer, kemudian dilanjutkan dengan Lightning Talk dengan Amirul (Kawan Koding). Event yang dihadiri 75 orang ini diadakan di Kekopi Coffee Shop and Co-Working Space (30/01/2020).

Suasana meetupsidoarjodev, How to Become an Android Development

Muhammad Nafiudin (18) selaku pengurus Sidoarjo Dev menjelaskan, “Komunitas Sidoarjo Dev adalah komunitas pegiat IT di Sidoarjo, selain itu ada bidang-bidang lain juga seperti programmer, developer, designer, dan internet market. Ini adalah kegiatan rutin Sidoarjo Dev, kita desain memang setiap bulan ada kegiatan meetup namun dengan tema yang berganti-ganti tiap bulannya. Kebetulan pada tahun 2020 ini, kami mengangkat tema How to become an Android Developer. Dengan adanya acara ini, diharapkan pemuda Sidoarjo paham tentang pengembangan aplikasi android mulai dari awal hingga akhir. Acara ini gratis diadakan untuk mendorong kemampuan pemuda Sidoarjo di bidang IT”.

Acara ini tidak hanya dihadiri para pegiat IT dari daerah Sidoarjo. Antusiasme juga ditunjukkan dari daerah-daerah lain seperti Surabaya, Pasuruan, bahkan Probolinggo. Muhammad Nafiudin  berharap, “Jika memang minat di bidang IT, mari kita maju bersama-sama dengan bergabung di Sidoarjo Dev. Kalau bisa kolaborai, mengapa tidak? Jadi para programmer tidak hanya berkarya di luar saja, tapi tidak memiliki kontribusi apa-apa di daerahnya sendiri, Sidoarjo. Ayo kita kembangkan bersama komunitas IT di Sidoarjo agar bisa sebesar komunitas-komunitas di luar sana”.

Vini Rahmawati, anggota Sidoarjo Dev

Vini Rahmawati (18) yang merupakan anggota dari Sidoarjo Dev menyampaikan, “Acara ini menarik dan bermanfaat banget menurut saya. Karena tidak semua ilmu bisa kita dapat di bangku sekolah formal. Terkadang kita harus mendapat ilmu di luar itu. Jadi memang kita harus pro aktif mengikuti kegiatan-kegiatan positif komunitas yang memang dapat mendorong kita menjadi pemuda yang siap dengan era industri 4.0”.

@Nia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here