Salah satu akses pintu masuk ke Surabaya dari Sidoarjo menerapkan Chek Point berdasarkan plat nomor kendaraan.

BANGGASIDOARJO | SIDOARJO – Dalam video yang diunggah di laman resmi presiden, Jokowi menyampaikan, “Indonesia harus mulai hidup ‘berdamai’ dengan COVID-19 hingga ditemukannya vaksin”, (6/05/2020).

Sejak kemunculannya di 2019, COVID-19 masih terus menghantui masyarakat Indonesia. Banyak kebijakan dikeluarkan pemerintah, tidak jarang terkadang kebijakan itu saling menegasikan satu sama lain. Kebijakan terbaru pemerintah yang menyusul PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) adalah New Normal.

Definisi New Normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario New Normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.

“Presiden mengharapkan New Normal ini diimplementasikan dengan beberapa pertimbangan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah rapat terbatas pada Senin (18/5/2020), seperti dikutip Sekretariat Kabinet.

5.940 kasus COVID-19 di Jawa Timur teridentifikasi per 7 Juni 2020. Terdapat penambahan kasus sejumlah 105 orang, sedangkan jumlah pasien sembuh hanya bertambah 90 orang. Meskipun jumlah pasien meninggal hanya bertambah 19 orang, namun kenyataan masih menyebar luasnya virus ini tidak dapat dipungkiri (Pemprov Jawa Timur).

Pemerintah daerah diizinkan untuk mempersiapkan new normal jika daerah mereka berada di tingkat moderat atau sedang. Dia menambahkan, beberapa sektor sedang mempersiapkan SOP untuk skenario new normal.

New Normal tidak bisa serta merta diterapkan tanpa mengatur regulasi yang kuat untuk para pelanggarnya. Di Jawa Timur sendiri kasus pelanggaran terhadap aturan sebelumnya masih tinggi. Sehingga masyarakat juga harus pula menyadari dan mulai mendisiplinkan diri dengan segala bentuk regulasi dan protokol kesehatan yang telah disusun Indonesia untuk menanggulangi COVID-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here