PT. INDO TATA GRAHA GELAR KONFERENSI: SHARI’A CREATIVE MARKETING REVOLUTION 2020

Ir. H. Dadang Hidayat ketika memberikan motivasi kepada peserta konferensi

BANGGASIDOARJO | SIDOARJO – Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Tak heran jika dalam berbagai kegiatan di dalamnya, masyarakat lebih condong memilih Konsep Syari’ah. Bukan hanya menjadi pilihan, konsep syari’ah mulai menjadi trend di kalangan masyarakat. Hal ini berbanding lurus dengan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan bahaya laten riba. Pengajian di mana-mana, bahkan lewat Youtube. Ustadz-ustadz kondang nasional bahkan berbicara dengan tegas dan keras tentang bahaya riba. Akhirnya banyak aspek kehidupan masyarakat termasuk aspek properti turut dituntut untuk menyediakan konsep syari’ah. Tuntutan ini dilihat sebagai peluang bagi para developer properti syari’ah.

Namun kita juga perlu berhati-hati, karena saat ini mulai bermunculan bisnis berbasis syari’ah yang kurang amanah. Banyak developer properti syari’ah yang menjadikan “syari’ah” hanya sebagai embel-embel dan gimmick marketing semata untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Maka dari itu, jangan mudah tergiur dengan iming-iming para developer properti syariah sebelum memahami betul tentang konsep properti syariah itu sendiri.

Ir. H. Dadang Hidayat (35) menyampaikan beberapa trik untuk memilih properti syari’ah yang aman, “Tunda pembelian rumah sebelum mendapatkan penjelasan yang detail dan lengkap tentang properti syari’ah. Karena rumah bukan sebatas tempat tinggal, lebih dari itu baiti jannati”. Ir. H. Dadang Hidayat adalah pendiri dan CEO PT. Indo Tata Graha. Perusahaan ini bergerak di bidang properti syari’ah yang mengusung konsep tanpa bank, tanpa riba, tanpa denda dan tanpa sita. Pengalaman panjang ketika terjun di bisnis developer properti syari’ah membuat beliau sangat memahami hitam dan putih bisnis properti syari’ah.

Suasana SHARI’A CREATIVE MARKETING REVOLUTION 2020

Pengalaman dan peluang itulah yang kemudian beliau bagikan dalam salah satu conference untuk para agen marketing PT. Indo Tata Graha, diselenggarakan di Neo Hotel Sidoarjo (30/01/2020). Conference tersebut diberi judul Shari’a Creative Marketing Revolution 2020. Conference tersebut berisi tentang konsolidasi marketing untuk para agen marketing PT. Indo Tata Graha. “Hari ini kita akan mengajarkan mengenai seni, tips, trik penjualan bagaimana kemudian menjadi marketing dengan omset yang besar. Itu mudah dan bisa jika tau caranya, ilmunya apalagi properti yang di jual strategis lokasinya, murah harganya, flexyble skema bayarnya, syari’ah dan berkah pula hukumnya, maka tentu itu menjadi nilai jual yang harus memudahkan marketing untuk menciptakan penjualan dengan omset yang besar”, ucap Ir. H. Dadang Hidayat.

Dengan adanya conference tersebut ditekankan bahwa menjual rumah hari ini tidak relate jika hanya menggunakan cara-cara biasa, cara-cara lama. Harus ada pembaruan dengan cara-cara yang benar-benar berbeda. Hal ini dikarenakan persaingan sedemikian luar biasa, teknologi bergerak dengan begitu cepat sehingga marketing harus punya pemahaman ilmu yang berbeda. Harus terus mengupgrade diri, sehingga akan dapat terus menjual.

@Nia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here